Selalu Ada Jalan Keluar (Sajak)

0
414

Ahmad M. Sewang, bukan sekadar akademisi ketika melahirkan karya antologi puisinya, “Selalu Ada Jalan Keluar (SAJAK)” (2014), tapi lebih tepat sebagai intelektual publik yang gelisah dan prihatin sembari menerbitkan asa terhadap dinamika kehidupan bangsanya. Puisinya adalah sebuah bisik yang menyentuh batin, ibarat putik bunga yang mencium bulan: ia mempercakapkan sesuatu tidak dalam posisi menggurui, menuntun, dan meneladankan, tapi dengan rendah hati mengajak untuk tenggelam bersama secara ontologis dalam gelombang dan episentrum masalah yang mendera kehidupan. (Dr. Mohd. Sabri AR, kolumnis Fajar dan Tempo).
link katalog online