Ilmu Tanah: Dasar-Dasar dan Pengelolaan

0
490

Dengan makin meningkatnya penduduk dunia, kebutuhan akan pangan dan energi pun semakin meningkat. Dengan demikian tugas pertanian akan semakin berat, karena bukan hanya harus menyediakan pangan, tetapi juga menyediakan bio-energi untuk mengantisipasi makin menipisnya ketersediaan energi fosil. Ini berarti kebutuhan lahan (tanah) untuk pertanian dan pembangunan sektor lain juga akan semakin meningkat. Namun pertanian saat ini dan ke depan menghadapi tantangan yang lebih kompleks, yaitu makin meningkatnya degradasi lahan, terbatasnya lahan pertanian produktif akibat alih fungsilahan, dan menyusutnya ketersediaan air akibat dampak perubahan iklim. Oleh karena itu, diperlukan konsep dan tindakan pengelolaan yang mampu memberdayakan sumber daya tanah untuk pembangunan berkelanjutan.
Dalam mendukung pembangunan dan peradaban manusia, minimal ada enam fungsi ekosistem tanah yang harus diperhatikan, yaitu tanah sebagai (1) medium tumbuh, (2) pengendali pasokan air, (3) habitat organisme tanah, (4) pendaur ulang alami, (5) pengatur komposisi atmosfer, dan (6) medium untuk keteknikan. Demikian pentingnya fungsi ekosistem tanah dalam mendukung kehidupan manusia, maka diperlukan ilmu pengetahuan dan teknologi yang mampu memberdayakannya secara berkelanjutan. Dengan mempelajari dan memahami sifat dan ciri sumber daya tanah secara komprehensif khususnya untuk para mahasiswa calon pelaku pembangunan pertanian dan pemimpin bangsa, diharapkan mereka kelak dapat mengelola tanah secara berkelanjutan dalam rangka membangun peradaban baru umat manusia.
link katalog online